Klasifikasi Kebutuhan Fasilitasi UMKM Sektor Publik
Masalah: Penyaluran program bantuan dan fasilitasi bagi UMKM sering menghadapi risiko salah sasaran akibat ketidakakuratan pemetaan profil usaha. Diperlukan model klasifikasi otomatis untuk mengelompokkan UMKM ke dalam tingkatan fasilitasi mandiri, pendampingan, atau rentan secara obyektif dan terukur.
Data: Dataset tabular profil keuangan dan operasional 950 UMKM, memuat 11 atribut numerik dan kategorikal (omzet bulanan, margin laba bersih, aset riil, rasio utang, riwayat kredit).
Metode: Supervised classification menggunakan Orange Data Mining (komparasi Decision Tree, Random Forest, Logistic Regression, dan Naïve Bayes) dengan validasi silang 10-fold cross validation.
Simpulan: Model Random Forest terbukti paling handal dalam memetakan profil risiko UMKM guna mengoptimalkan ketepatan sasaran belanja subsidi dan pendampingan pemerintah.